Banda Aceh, Sinarglobalnusantara.com-
Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan melalui kolaborasi Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Banda Aceh, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), serta Gramedia. Kali ini, mereka menyalurkan school kit atau perlengkapan sekolah kepada siswa SD Muhammadiyah 2 Banda Aceh, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus menumbuhkan semangat belajar bagi generasi muda. Bantuan perlengkapan sekolah diharapkan dapat menunjang aktivitas belajar siswa serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerimanya.
Ketua PD Muhammadiyah Kota Banda Aceh, Irfannusir, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi school kit merupakan wujud kepedulian bersama terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak. Menurutnya, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak cukup hanya melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga perlu diwujudkan dengan mendukung berbagai kebutuhan yang menunjang kegiatan belajar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak agar semakin semangat belajar. Kami berharap bantuan perlengkapan sekolah ini dapat bermanfaat dan mendukung aktivitas belajar mereka,” ujar Irfannusir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lazismu dan Gramedia atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kekuatan penting untuk memperluas manfaat dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sinergi antara organisasi kemasyarakatan, lembaga filantropi, dan dunia usaha dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kolaborasi semacam ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap masa depan anak-anak merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui penyaluran school kit di SD Muhammadiyah 2 Banda Aceh, PD Muhammadiyah Kota Banda Aceh bersama Lazismu dan Gramedia berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap pendidikan terus berkembang. Dengan demikian, semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.
Lebih dari sekadar bantuan perlengkapan sekolah, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perhatian kecil yang diberikan hari ini dapat menjadi dorongan berharga bagi anak-anak untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita.
Sebab, membangun generasi yang berilmu, berkarakter, dan berkemajuan tidak hanya membutuhkan ruang kelas dan tenaga pendidik, tetapi juga kepedulian, kolaborasi, serta dukungan nyata dari berbagai elemen masyarakat. (SGN/Rizki)


















































Discussion about this post