Labuhanbatu, Sinarglobalnusantara.com-
Lapangan sepak bola Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Sabtu (15/8/2026), menjadi saksi lahirnya sang juara. Tim Bengkel Las berhasil keluar sebagai kampiun Turnamen Sepak Bola Piala Ketua DPRD Labuhanbatu Tahun 2026 setelah menundukkan Lion FC, yang juga berasal dari Desa Sei Rakyat.
Pertandingan final berlangsung meriah. Ratusan warga memadati lapangan, menyaksikan dua tim terbaik beradu strategi, tenaga dan mental untuk memperebutkan trofi bergengsi.
Bagi Bengkel Las, kemenangan tersebut bukan sekadar angka di papan skor. Perjuangan dari pertandingan ke pertandingan akhirnya terbayar lunas dengan mengangkat trofi sebagai juara pertama.
Sementara Lion FC harus puas berada di posisi kedua. Meski gagal membawa pulang gelar utama, perjuangan mereka hingga partai final menjadi bukti bahwa sepak bola bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi juga tentang semangat, persaudaraan dan sportivitas.
Atas prestasinya, Bengkel Las berhak menerima piala serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta. Sementara Lion FC sebagai juara kedua mendapatkan Rp6 juta.
Panitia juga memberikan hadiah Rp4 juta untuk juara ketiga, serta masing-masing Rp1 juta untuk pemain yang dinobatkan sebagai Top Skor dan Pemain Terbaik.
Ketua Panitia, Hasan Basri Hasibuan, menyampaikan bahwa turnamen tersebut diikuti sebanyak 24 tim dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Panai Tengah.
Jumlah peserta yang cukup besar menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi magnet kuat bagi masyarakat. Dari lapangan sederhana, semangat kompetisi tumbuh dan mempertemukan anak-anak muda dalam satu panggung yang sama.
Ketua DPRD: Bukan Sekadar Mencari Juara
Acara penutupan dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Arjan Priadi Ritonga, bersama Sekretaris Dewan (Sekwan) Sopar Sitorus dan enam anggota DPRD lainnya, yakni Syauqon Hilali Nur Ritonga, Indra Riady, Andi Rahman, H. Enlanur Batubara, Mbelin Juahta Tarigan, dan Mahmudin Hasibuan.
Turut hadir Camat Panai Tengah, Kepala Desa Sei Rakyat, Kanit Intel Polsek Panai Tengah, Kapolpos Sei Rakyat serta Bhabinkamtibmas Sei Rakyat.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Labuhanbatu Arjan Priadi Ritonga mengawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat hadir bersama dalam keadaan sehat untuk mengikuti kegiatan penutupan Tournament Sepak Bola Cup Tahun 2026,” ujarnya.
Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Arjan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, seluruh peserta dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat berlangsung dengan baik.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi arena perebutan gelar juara.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membangun sportivitas, menumbuhkan semangat,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Daerah bersama DPRD akan terus mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, khususnya di bidang olahraga.
“Pemerintah Daerah bersama DPRD tentunya akan terus mendorong kegiatan-kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga,” tegasnya.
Arjan juga mengajak seluruh masyarakat dan suporter untuk menjadikan olahraga sebagai sarana memperkokoh persatuan. Ia mengingatkan agar semangat bertanding tidak menghilangkan ketertiban, keamanan dan persaudaraan.
Sebab, pertandingan boleh keras di lapangan, tetapi persaudaraan tidak boleh patah di luar lapangan. Menang bukan alasan untuk merendahkan, sementara kalah bukan alasan untuk menyerah.
Menutup sambutannya, Arjan secara resmi menyatakan turnamen tersebut berakhir.
“Akhirnya dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Sepak Bola Cup Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga seluruh rangkaian kegiatan yang telah kita laksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin mempererat persatuan serta kebersamaan kita,” tutupnya.
Penutupan turnamen kemudian ditandai dengan penyerahan piala bergilir dan uang pembinaan kepada para pemenang oleh Ketua DPRD Labuhanbatu bersama unsur Forkopimcam Panai Tengah.
Sorak kemenangan akhirnya menjadi penutup sebuah kompetisi yang mempertemukan 24 tim. Di Desa Sei Rakyat, bola boleh berhenti bergulir, tetapi semangat sportivitas dan persaudaraan diharapkan terus mengalir.(SGN/Bana)

















































Discussion about this post