Banda Aceh, Sinarglobalnusantara.com-
Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr. Sutio Jumagi Akhirno, S.H., M.Hum., memimpin langsung pengambilan sumpah dan pelantikan dua Panitera Pengganti di lingkungan Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Jumat (30/10/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Pengadilan Tinggi Banda Aceh, dihadiri jajaran pimpinan dan aparatur pengadilan, Dharmayukti Karini, keluarga pejabat yang dilantik, serta tamu undangan.
Dua pejabat yang resmi dilantik dan mengemban amanah sebagai Panitera Pengganti tersebut adalah Sulaiman, S.H., dan Syafril, S.H. Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat jajaran kepaniteraan sekaligus mendukung peningkatan kualitas administrasi dan pelayanan peradilan.
Dalam arahannya, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr. Sutio Jumagi Akhirno, menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi bagi seluruh aparatur, khususnya pejabat kepaniteraan.
Menurutnya, pelaksanaan tugas di lingkungan Pengadilan Tinggi Banda Aceh saat ini semakin didukung oleh sistem digital dan berbagai aplikasi yang terintegrasi. Karena itu, setiap aparatur dituntut mampu beradaptasi serta menguasai penggunaan teknologi, termasuk aplikasi yang berkaitan dengan administrasi dan penanganan perkara.
Selain kemampuan teknis, ia juga mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas di lembaga peradilan.
Ia menegaskan, integritas tidak boleh dikompromikan karena menjadi salah satu kunci dalam menjaga martabat lembaga peradilan sekaligus membangun dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.
“Integritas ini adalah sesuatu yang tidak boleh cacat dalam bekerja di lembaga peradilan. Ini penting agar kepercayaan publik kepada lembaga kita semakin meningkat,” tegas Dr. Sutio Jumagi Akhirno.
Ia berharap kedua Panitera Pengganti yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta senantiasa menjunjung tinggi kode etik dan nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pengadilan Tinggi Banda Aceh, seiring dengan tuntutan peningkatan profesionalisme, pemanfaatan teknologi informasi, dan pelayanan peradilan yang semakin transparan serta akuntabel.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, dilanjutkan jajaran pimpinan, aparatur, dan tamu undangan kepada kedua pejabat yang baru dilantik. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.(SGN/Rizki)


















































Discussion about this post