Bogor, Sinarglobalnusantara.com-
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai memasuki tahapan tender. Program pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kualitas hunian yang sebelumnya tidak layak menjadi rumah yang aman, sehat, dan nyaman.
Koordinator Kabupaten Bogor wilayah Kecamatan Babakan Madang dari Kementerian PKP, Fitrah Ramdhan, menjelaskan bahwa sebagian besar tahapan persiapan masyarakat, termasuk sosialisasi di tingkat desa, telah dilaksanakan.
Menurutnya, proses sosialisasi ditargetkan rampung pada pekan ini, bersamaan dengan dimulainya proses tender bagi kelompok calon penerima bantuan. Pihaknya optimistis, pada pekan depan progres tender di Kecamatan Babakan Madang dapat mencapai 70 hingga 80 persen.
“Untuk target minggu depan, minimal sekitar 70 persen sudah masuk tahap tender. Kami berharap seluruh tahapan penyiapan masyarakat dapat segera dituntaskan sehingga proses selanjutnya bisa berjalan sesuai rencana,” ujar Fitrah Jumat (30/10/2026)
Ia menambahkan, khusus di Desa Cipambuan, dari total 168 Calon Penerima Bantuan (CPB), sebanyak 17 orang yang tergabung dalam satu kelompok saat ini telah memasuki proses tender.
Setelah tahapan tender selesai, proses selanjutnya meliputi penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), kemudian dilanjutkan dengan pembuatan kontrak bersama toko penyedia material bangunan. Selanjutnya, material akan dikirimkan untuk mendukung pelaksanaan perbaikan rumah milik masyarakat penerima bantuan.
“Pembangunan fisik rumah penerima bantuan ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan November 2026,” ungkapnya.
Melalui program BSPS, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat dengan mengedepankan prinsip keswadayaan dan partisipasi penerima bantuan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan perbaikan rumah, tetapi juga diharapkan terlibat aktif dalam proses peningkatan kualitas tempat tinggalnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih sehat dan layak huni.(Yunarson)



















































Discussion about this post