Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Suasana khusyuk dan penuh nuansa spiritual menyelimuti Desa Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Lebih dari 500 jamaah Thoriqotus Sathoriyah Syahid Al-Malik berkumpul dalam rangkaian Sholat Sunnah Safar Berjamaah dan Pengambilan Air Safar. Di tengah lantunan zikir dan doa, suasana kampung seakan berubah menjadi ruang perenungan, tempat hati-hati manusia menengadahkan harapan kepada Sang Pencipta.
Kegiatan diawali dengan Sholat Sunnah Taubat Berjamaah. Ratusan jamaah mengikuti ibadah tersebut dengan penuh kekhusyukan, sebelum kemudian melanjutkan rangkaian Sholat Sunnah Safar sebanyak empat rakaat dengan dua salam.
Sholat tersebut diimami oleh Khalifah Jumadi Sinaga Al-Malik dan ditutup dengan Doa Qunut. Setelah salam terucap, rangkaian ibadah tidak berhenti. Para jamaah kemudian melanjutkan dengan Zikir Jahar yang dipimpin secara bersama-sama.
Doa pun dipanjatkan dengan tata cara yang telah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Diawali oleh Imam, doa kemudian dilanjutkan dari empat penjuru angin yang masing-masing dipimpin oleh para Khalifah.
Di tengah suasana yang hening namun sarat makna tersebut, setiap lantunan doa seolah menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan, sementara kepada Allah SWT-lah tempat segala harapan dan perlindungan bermuara.
Syekh Zenal Arifin: Tradisi dari Masa ke Masa
Usai rangkaian zikir dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan Ceramah Agama yang disampaikan oleh Pimpinan Thoriqot, Tuan Syekh Zenal Arifin Al-Malik.
Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tradisi yang dilaksanakan jamaah Thoriqotus Sathoriyah Syahid dari masa ke masa.
“Acara ini adalah tradisi jamaah Thoriqotus Sathoriyah Syahid dari masa ke masa. Dengan harapan agar kita dijauhkan dari segala bala. Sesungguhnya Allah SWT menurunkan tujuh ribu bala setiap tahunnya, sebagaimana yang terjadi pada masa nabi-nabi terdahulu. Melalui amalan ini, kita memohon perlindungan-Nya agar dijauhkan dari segala bencana dan kesulitan.”
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan, yakni mengajak jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, serta memohon perlindungan dari berbagai kesulitan dan bencana.
Setelah ceramah, jamaah kembali melaksanakan Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah Zuhur. Rangkaian ibadah kemudian berlanjut pada prosesi yang menjadi salah satu bagian utama kegiatan, yakni Pengambilan Air Safar.
Air Safar Dibagikan kepada Ratusan Jamaah
Air yang sebelumnya telah disiapkan panitia dalam wadah besar kemudian dibacakan doa. Setelah prosesi tersebut selesai, air Safar diambil dan dibagikan kepada seluruh jamaah yang hadir.
Bagi para jamaah, prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian tradisi keagamaan yang mereka ikuti dengan penuh keyakinan dan kekhusyukan.
Ratusan jamaah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan aman. Tidak sekadar berkumpul dalam sebuah kegiatan keagamaan, momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, memperbanyak zikir, serta bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Di Kampung Tumorang, doa-doa itu mengalir bersama lantunan zikir. Harapan dipanjatkan, hati ditundukkan, dan tangan ditengadahkan. Sebab dalam perjalanan kehidupan, manusia tidak pernah benar-benar mengetahui apa yang akan ditemuinya di depan mata; ikhtiar dilakukan, sementara perlindungan dan keselamatan tetap disandarkan kepada Allah SWT.
Kegiatan Sholat Sunnah Safar dan Pengambilan Air Safar tersebut akhirnya ditutup dalam suasana penuh kekhusyukan. Para jamaah berharap seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan menjadi amal yang diterima Allah SWT, sekaligus membawa keberkahan, keselamatan, ketenteraman, serta perlindungan dari segala bala dan kesulitan.
Karena ketika langkah manusia penuh keterbatasan, doa menjadi jalan untuk mengetuk pintu langit. Dan ketika ikhtiar telah dilakukan, kepada Allah SWT-lah segala keselamatan dan keberkahan diserahkan.(SGN/ARS)















































Discussion about this post