Simalungun,Sinarglobalnusantara.com-
Dalam rangka persiapan menuju Desa Percontohan tingkat Kabupaten Simalungun Tahun 2025,Pangulu Nagori Bahalat Bayu Sahat M Sihombing ajak perangkat Nagori bersama Bhabinsa Nagori Bahalat Bayu Serda Eko bergotong royong untuk pengadaan Taman Hijau sekaligus persiapan Rumah Desa Sehat pada Senin (30/12/2024) tepatnya di Nagori Bahalat Bayu,Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi, Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara.
Tentunya sebagai Desa percontohan harus mampu menunjukkan bagaimana konsep atau inovasi tertentu dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan, dengan harapan desa lain dapat meniru atau mengadaptasi hal-hal positif yang ada di desa percontohan tersebut,tentu untuk menjadi Desa percontohan beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam penetapannya dan salahsatunya pengelolaan lingkungan yang baik,tentu hal tersebut menjadi upaya Pangulu Sahat M Sihombing di Nagari Bahalat Bayu.
Terpantau dilapangan pada rencana pembuatan taman sekaligus ruang hijau ini,
beberapa perangkat beserta Pangulu didampingi Babinsa Nagori sedang bekerja keras saat pengerjaan mendirikan tiang tiang pagar dari pipa paralon yang rencananya akan di cor, adapun lokasinya memanfaatkan tanah kosong ditepi lahan HGU PTPN IV kebun Unit Bahjambi.
Sesuai penjelasan Pangulu Sahat M Sihombing,untuk mendirikan taman tersebut dia pun rela merogoh kocek pribadi”Tidak ada anggarannya pak,ya kita pribadi lah, untuk pengerjaannya kami swadaya lah pak,ini kami kejar target lah pak karena kegiatannya akan berlangsung di awal Tahun 2025,namun kita bangga Desa kita dipercaya menjadi Desa percontohan,kita berharap kedepan taman ini bisa bermanfaat buat masyarakat Nagori,kita juga menargetkan percepatan Rumah Desa Sehat di Nagori ini,tentu kita pun berharap bisa memacu perkembangan Sumber Daya Manusia di Nagori ini”terang pangulu.
Namun untuk mensukseskan menuju Desa Percontohan, tentu kami Pemerintah Nagori sangat membutuhkan dukungan masyarakat,dimana dukungan Masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan Desa percontohan yang sukses dan berkelanjutan.Tanpa peran serta dan komitmen dari masyarakat, berbagai inisiatif pembangunan yang diusung oleh pemerintah maupun pihak terkait lainnya akan sulit untuk berjalan efektif, tentu menjadi Desa percontohan bisa menjadi salah satu modal dan daya tarik Desa kita untuk mendapatkan Dana CSR dari perusahaan perusahaan di sekitar Desa, seperti saat ini kami sedang mengajukan proposal kepada PTPN IV Kebun Bahjambi untuk pembangunan Gapura menuju Nagori Bahalat Bayu, mudah mudah jika realisasi akan menambah Daya tarik Desa ini”tandas Pangulu
(SGN/Lis)













































Discussion about this post