Banda Aceh, Sinarglobalnusantara.com-
Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamudin, S.Pd., MSP., mengingatkan bahwa keberhasilan sekolah tidak semata-mata diukur dari tingginya capaian akademik, tetapi juga dari keberhasilannya membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Pesan tersebut disampaikan Murthalamudin saat membuka Rapat Kerja (Raker) SMA Negeri 7 Banda Aceh yang berlangsung pada 8–10 Juli 2026 di Hotel Jeumpa Mainheim, SMKN 3 Banda Aceh.
Dalam arahannya, Murthalamudin menegaskan bahwa karakter merupakan ruh pendidikan. Menurutnya, lahirnya peserta didik yang berintegritas tidak terlepas dari keteladanan para guru yang mengabdikan diri dengan sepenuh hati.
“Akhlak mulia lahir dari pembinaan guru-guru yang setiap hari bertekad betul-betul menjadi guru,” tegas Murthalamudin.
Ia juga mengingatkan agar Rapat Kerja tidak hanya menjadi agenda administratif tahunan, tetapi benar-benar menjadi forum strategis yang menghasilkan program nyata bagi kemajuan sekolah.
Menurutnya, seluruh program yang disusun harus mampu berjalan seiring antara pembentukan karakter dan peningkatan prestasi akademik.
“Raker harus melahirkan program kerja nyata untuk mewujudkan akhlak mulia, bukan sekadar mengejar nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA), walaupun TKA juga merupakan tuntutan yang harus kita capai bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 7 Banda Aceh, Dr. Erlawana, S.Pd., M.Pd., mengatakan Raker tahun ini difokuskan pada penyusunan strategi dan program kerja sekolah untuk tahun ajaran mendatang, terutama dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Menurut Erlawana, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai langkah konkret sebagai bentuk keseriusan meningkatkan kualitas lulusan. Strategi tersebut meliputi penyediaan buku pembelajaran digital dan cetak, pelaksanaan try out TKA secara berkala, hingga program pembelajaran tambahan pada sore hari.
“SMA Negeri 7 Banda Aceh sangat serius mempersiapkan peserta didik agar mampu meraih hasil terbaik dalam TKA. Kami ingin seluruh siswa siap bersaing tanpa mengesampingkan pembentukan karakter dan akhlak yang baik,” katanya.
Ketua Panitia Raker, Hizqil Apandi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 96 peserta yang terdiri atas guru dan tenaga kependidikan SMA Negeri 7 Banda Aceh.
Mengusung tema “Bergerak Bersama Membangun Keunggulan dan Mensukseskan TKA”, Raker diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh warga sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Melalui forum ini, SMA Negeri 7 Banda Aceh tidak hanya berupaya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Jika ditayangkan di media online, judul ini memiliki daya tarik yang kuat karena menggabungkan isu karakter dan prestasi akademik dalam satu narasi yang relevan dengan dunia pendidikan saat ini.(SGN/Rizki)












































Discussion about this post