Lhokseumawe, Sinarglobalnusantara.com-
Himpunan Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Malikussaleh bersama Himpunan Mahasiswa Deli Serdang menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dengan menggelar gerakan bersih pantai di Pantai Ujung Bate, Kamis (14/5/2026).
Mengusung tema “Aksi Kecil Berdampak Besar untuk Bumi”, kegiatan ini bukan sekadar memungut sampah di pesisir pantai, tetapi juga menjadi simbol kuat solidaritas mahasiswa dalam menjaga bumi dari ancaman pencemaran lingkungan.
Sejak pagi, puluhan mahasiswa tampak menyusuri bibir pantai sambil membawa karung dan kantong sampah. Dengan penuh semangat, mereka memungut sampah plastik, botol bekas, hingga limbah yang berserakan di kawasan wisata tersebut. Suasana kebersamaan dan kepedulian begitu terasa, menjadikan aksi ini lebih dari sekadar kegiatan sosial biasa.
Wakil Ketua HIMASOS, Sultan Muhammad Zaid Aslam, mengatakan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari langkah sederhana.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari aksi kecil. Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi Sosiologi FISIP Unimal, Riski Yunanda. Menurutnya, aksi bersih pantai memiliki nilai sosial yang besar karena mampu menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya akan memberikan dampak besar jika dilakukan bersama-sama. Ini adalah bentuk edukasi sosial yang sangat positif,” katanya.
Tak hanya membersihkan pantai, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antarorganisasi mahasiswa. Tawa, semangat gotong royong, dan kepedulian yang terpancar sepanjang kegiatan menjadikan Ujung Bate hari itu bukan hanya lebih bersih, tetapi juga penuh harapan akan lahirnya generasi muda yang lebih peduli terhadap masa depan lingkungan.
Melalui aksi sederhana tersebut, mahasiswa membuktikan bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Dari pesisir Ujung Bate, mereka mengirim pesan bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.(SGN/Rizki)













































Discussion about this post