Aceh Tamiang, Sinarglobalnusantara.com-
Prabowo Subianto kembali membuat gebrakan besar di sektor pedesaan dan pertanian nasional. Melalui peresmian 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, pemerintah dinilai tengah membangun fondasi baru menuju kemandirian pangan dan kebangkitan ekonomi desa.
Program strategis tersebut mendapat sambutan penuh semangat dari DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang yang menilai langkah Presiden Prabowo sebagai gerakan cepat, berani, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput.
Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang, M Prawira Haji, S.Psi, menyebut kehadiran Kopdes Merah Putih bukan sekadar simbol program pemerintah, melainkan “senjata baru” bagi petani untuk bangkit dari berbagai persoalan klasik yang selama ini membelenggu sektor pertanian.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto. Ini langkah nyata yang sangat dinantikan petani. Kopdes Merah Putih akan menjadi benteng ekonomi desa sekaligus penguat ketahanan pangan nasional,” ujarnya Senin (18/05/2026).
Menurutnya, keberadaan koperasi desa tersebut diyakini mampu memangkas rantai distribusi yang selama ini membuat petani berada di posisi lemah. Melalui sistem koperasi yang terintegrasi, petani diharapkan lebih mudah memperoleh pupuk, bibit unggul, akses modal, hingga kepastian pemasaran hasil panen.
Di wilayah Aceh Tamiang yang dikenal memiliki potensi pertanian besar, program Kopdes Merah Putih diyakini dapat menjadi mesin penggerak modernisasi pertanian desa. Tidak hanya memperkuat ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka peluang terciptanya desa mandiri dan produktif.
DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang bahkan menegaskan kesiapannya untuk berada di garis terdepan dalam mengawal pelaksanaan program tersebut agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi petani.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah demi memastikan manfaat Kopdes Merah Putih dirasakan seluruh petani. Ini langkah besar menuju Indonesia Emas dan swasembada pangan,” tegasnya.
Peresmian 1.061 Kopdes Merah Putih sendiri dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Presiden Prabowo serius menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional. Dari desa, harapan menuju kedaulatan pangan Indonesia kini mulai dibangun.(SGN/Rizki)













































Discussion about this post