Aceh Selatan, Sinarglobalnusantara.com-
Kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam mempercepat realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) mendapat apresiasi dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan.
Berdasarkan data per 3 September 2026, realisasi tambahan TKD Aceh Selatan tercatat mencapai 60,1 persen. Capaian tersebut menempatkan Aceh Selatan di posisi teratas dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh.
Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan, Rahmad Kurniadi, S.H., menilai capaian tersebut merupakan catatan positif yang layak diapresiasi masyarakat.
“Kami dari Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang berhasil mencatat realisasi tambahan TKD tertinggi di Aceh. Ini menunjukkan adanya keseriusan, kerja keras dan koordinasi yang baik dalam mempercepat realisasi anggaran,” ujar Rahmad.
Menurut Rahmad, tingginya realisasi anggaran bukan sekadar persoalan angka dalam laporan administrasi pemerintahan. Lebih jauh, percepatan tersebut harus bermuara pada program pembangunan dan pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Yang paling penting dari capaian ini adalah bagaimana anggaran tersebut dapat segera memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karena itu, kami berharap realisasi yang tinggi ini terus diikuti dengan pelaksanaan program yang baik, transparan dan tepat sasaran,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Sekda Aceh Selatan, Diva Samudera, S.E., M.M., selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), bersama seluruh jajaran Pemkab Aceh Selatan yang dinilai telah berkontribusi dalam proses perencanaan, penganggaran hingga percepatan realisasi anggaran.
“Capaian ini tentu merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Kami memberikan apresiasi kepada Pak Sekda selaku Ketua TAPK dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Aceh Selatan mampu berada di posisi teratas,” ungkapnya.
Jangan Berhenti di Atas Kertas
Rahmad berharap capaian tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun sekaligus menjadi energi baru bagi Pemkab Aceh Selatan untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan.
Menurutnya, ukuran keberhasilan pengelolaan anggaran pada akhirnya bukan hanya seberapa cepat anggaran direalisasikan, melainkan seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Jangan sampai capaian ini hanya menjadi angka yang indah di atas kertas. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap rupiah anggaran benar-benar diterjemahkan menjadi pembangunan, pelayanan publik dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, percepatan realisasi anggaran harus berjalan beriringan dengan prinsip efektivitas, akuntabilitas dan ketepatan sasaran. Dengan demikian, capaian realisasi TKD yang tinggi dapat menjadi pintu masuk bagi percepatan pembangunan daerah, bukan sekadar prestasi administratif.
“Ketika pemerintah mampu bekerja cepat, anggaran terealisasi dengan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat, tentu ini merupakan sesuatu yang patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.
Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan, lanjut Rahmad, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kebijakan dan langkah pemerintah daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan.
“Semoga capaian Aceh Selatan ini tidak hanya menjadi yang tertinggi hari ini, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja hingga akhir tahun. Karena pada akhirnya, keberhasilan pemerintah bukan hanya diukur dari angka realisasi, tetapi dari senyum dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Rahmad Kurniadi.
Kalau ingin dibuat lebih menggigit untuk portal berita, judulnya juga bisa diarahkan menjadi: “TKD Aceh Selatan Tembus 60,1 Persen dan Tertinggi di Aceh, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Berhenti Jadi Angka di Atas Kertas”.(SGN/Rizki)















































Discussion about this post