Labusel, Sinarglobalnusantara.com-
Komitmen tanpa kompromi kembali ditunjukkan jajaran Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan . Dalam operasi cepat dan terukur pada Selasa malam (28/4/2026), aparat berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Hanya dalam hitungan jam, tiga pelaku berhasil diringkus secara berantai.
Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan Dumas Presisi yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di Lorong Bangun Jadi, Dusun Kandang Motor, Desa Aekbatu. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian.
Sekitar pukul 20.30 WIB, seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan diamankan. Ia diketahui berinisial S alias Pardi (46). Saat digeledah, petugas menemukan 8 paket sabu siap edar seberat bruto 2,38 gram, lengkap dengan alat bantu dan handphone yang diduga digunakan untuk transaksi.
Penangkapan Pardi menjadi pintu masuk pengungkapan jaringan yang lebih besar. Dari hasil interogasi, polisi bergerak cepat memburu pemasoknya, A alias Bokir (30). Tak butuh waktu lama, Bokir berhasil diamankan di kediamannya sekitar pukul 21.00 WIB. Dari lokasi tersebut, petugas menyita berbagai barang bukti seperti timbangan elektrik, kaca pyrex, dan plastik klip kosong.
Namun, operasi belum berhenti. Tim kembali melakukan pengembangan dan mengarah kepada sosok yang diduga sebagai pemasok utama, P alias Iwan Kancil (37). Sekitar pukul 21.30 WIB, polisi berhasil meringkus Iwan di rumahnya. Dari tangannya, ditemukan 6 paket sabu seberat bruto 12,8 gram, alat hisap, serta uang tunai Rp1.000.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.
Di hadapan petugas, Iwan mengakui bahwa seluruh barang bukti narkotika yang ditemukan, baik dari dirinya maupun dua tersangka lainnya, merupakan miliknya.
Ketiga pelaku kini telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Sujono, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata sinergi antara masyarakat dan kepolisian.
“Tidak ada ruang bagi pelaku narkotika di wilayah kami. Peran masyarakat sangat penting. Jangan ragu melapor melalui layanan 110, kami siap menindaklanjuti setiap informasi dengan cepat dan profesional,” tegasnya.
Polres Labuhanbatu Selatan memastikan perang terhadap narkoba akan terus digencarkan demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari barang haram tersebut.(SGN/Bana)













































Discussion about this post