Ambon, Sinarglobalnusantara.com-
Menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026, Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX bersama Yayasan Hang Tuah (Pengurus Daerah Ambon) menghadirkan gebrakan inspiratif dengan menggelar lomba antar Sekolah Dasar se-Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga panggung besar bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya.
Digelar selama dua hari, 28–29 April 2026, di Komplek Kesatriaan Kodaeral IX, Halong, sebanyak 925 siswa dari 25 sekolah dasar ambil bagian dalam berbagai cabang lomba. Antusiasme peserta dan dukungan orang tua serta guru menciptakan atmosfer yang hidup dan penuh semangat sejak hari pertama pembukaan di Gedung J. Leimena.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Teritorial mewakili Komandan Kodaeral IX, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang sarat nilai edukatif dan kebersamaan. Hadir pula jajaran pengurus Yayasan Hang Tuah, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Ambon, kepala sekolah, hingga dewan juri yang siap memastikan kompetisi berjalan objektif dan berkualitas.
Ketua panitia, Magdalena Pattiasina, menegaskan bahwa lomba ini dirancang untuk menggali sekaligus mengasah kemampuan siswa di berbagai bidang. “Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang, baik dalam aspek akademik maupun keterampilan,” ujarnya.
Beragam cabang lomba digelar, mulai dari Olimpiade Matematika dan IPA, bertutur bahasa Indonesia dan Inggris, hingga lomba ukulele, renang, dan mewarnai. Lokasi perlombaan pun tersebar, dari SDN Inpres Latta hingga fasilitas olahraga dan gedung di lingkungan Kodaeral IX.
Hari pertama langsung diwarnai keseruan lomba mewarnai di Gedung J. Leimena, kompetisi bertutur bahasa Inggris di Gedung Manggala Loka, hingga adu ketangkasan di kolam renang Tirto Sagoro 11. Sementara itu, Olimpiade IPA berlangsung dengan ketat di SDN Latta, menguji kemampuan logika dan sains para peserta.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi refleksi nyata tema Hardiknas 2026, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Kolaborasi antara institusi militer, yayasan pendidikan, dan pemerintah daerah menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
Di tengah riuh sorak dan semangat kompetisi, satu pesan kuat mengemuka: masa depan pendidikan Indonesia bertumpu pada generasi muda yang diberi ruang untuk tumbuh, berani tampil, dan terus berprestasi. Ambon pun hari itu menjadi saksi, bahwa semangat belajar dan berkarya anak-anak tidak pernah padam.(SGN/Fred)













































Discussion about this post