Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Pemerintah Nagori Buntu Turunan bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam memperbaiki infrastruktur nagori, khususnya jalan utama yang selama ini menjadi akses vital bagi warga.
Kegiatan gotong royong tersebut diinisiasi langsung oleh Pangulu Buntu Turunan, Roberton Nainggolan, SE atau yang kerap disapa Bang RN. Dalam kesempatan tersebut, Bang RN memberikan stimulus berupa bantuan 30 zak semen untuk masing-masing huta dengan jumlah 8 Dusun di Nagori tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perbaikan jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi hari telah berkumpul membawa peralatan kerja secara swadaya, Minggu (15/02/2026).
Tidak hanya mengandalkan bantuan dari Bang RN, masyarakat Buntur juga menunjukkan semangat kebersamaan dengan turut menyumbangkan tenaga dan biaya untuk membeli material tambahan seperti batu dan pasir. Kolaborasi antara pemerintah nagori dan masyarakat ini menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah-tengah kehidupan sosial warga.
Adapun jalan yang menjadi sasaran penambalan merupakan jalan utama dengan status Jalan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Simalungun yang akan melintai Nagari Buntu Turunan dan Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Jalan ini memiliki peran yang sangat penting karena menjadi jalur penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat sehari-hari. Selain itu, jalan tersebut juga merupakan akses alternatif menuju salah satu destinasi wisata unggulan Sumatera Utara, yaitu Danau Toba.
Selama ini, Pangulu Buntu Turunan bersama masyarakat telah berulang kali mengajukan permohonan kepada pihak terkait agar dilakukan perbaikan menyeluruh terhadap jalan tersebut. Berbagai upaya dan komunikasi telah dilakukan demi mewujudkan infrastruktur yang layak dan aman bagi pengguna jalan. Dari upaya program Membangun Nagori Bersama Pengusaha hingga konvoi bersama rakyat demi mencuri’ perhatian pemerintah pun telah dilakukan, namun hingga saat ini, permohonan tersebut belum membuahkan hasil sesuai harapan.
Melalui kegiatan gotong royong ini, masyarakat berharap kerusakan jalan dapat diminimalisir sementara waktu, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan, baik masyarakat setempat maupun wisatawan yang melintas menuju kawasan Danau Toba.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi momentum positif dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Diharapkan ke depannya, perhatian dari pemerintah daerah semakin besar sehingga perbaikan permanen jalan utama yang menjadi akses strategis menuju destinasi wisata Danau Toba dapat segera terealisasi demi kemajuan nagori dan kesejahteraan masyarakat.(SGN/R01)













































Discussion about this post