Labuhanbatu, Sinarglobalnusantara.com-
Dua warga Dusun 6 Rawa Sari, Blok K 11, Desa Rawa Sari, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, yakni Suheri dan Suyoto, mengaku mengalami penganiayaan oleh seorang oknum TNI berinisial Serma B saat dituduh mencuri sawit di PT Agrinas Palma Nusantara.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Rabu (12/2). Suheri mengaku dirinya dan Suyoto diamankan pihak perusahaan di Jalan Blok K 11, Dusun 6 Rawa Sari, sebelum akhirnya dibawa ke Polres Labuhanbatu.
“Kami habis dipukuli, Bang. Yang memukul tentara berinisial Serma Buana. Katanya dia pengawas di PT Agrinas Palma Nusantara. Muka saya bengkak-bengkak dipukulnya,” ujar Suheri saat ditemui di Polres Labuhanbatu.
Suheri membantah tuduhan pencurian sawit tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya dan Suyoto tidak melakukan pencurian seperti yang dituduhkan. “Kami ditangkap di jalan, Bang, di Jalan Blok K 11 Dusun 6 Rawa Sari. Jadi kami tidak ada mencuri,” ucapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Rabu (12/2), Serma Buana menyatakan bahwa kedua warga tersebut telah diserahkan ke Polres Labuhanbatu untuk dimintai keterangan. “Ditanyakan saja ke Polresnya, Bang. Mereka sudah saya antarkan untuk dimintai keterangan,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Labuhanbatu terkait dugaan penganiayaan tersebut maupun status hukum kedua warga tersebut.(SGN/Bana)













































Discussion about this post