Asahan, Sinarglobalnusantara.com-
Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan ke-57 resmi digelar pada Selasa (10/02/2026) di Madrasah Diniyah Awaliah (MDA) Hidayatul Islam, Dusun VII, Afdeling I PTPN IV Regional II Kebun Pasir Mandoge, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.
MTQ ke-57 ini mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an untuk Mewujudkan Generasi yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan”. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Februari 2026.
Selain perlombaan MTQ, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Festival Seni Kasidah, Pengajian Akbar tingkat kecamatan, serta pemberian santunan beras kepada kaum duafa yang bersumber dari infaq para donatur.
Acara berada di bawah asuhan Al-Ustadz Ahmad Ilham Delimunte dan diselenggarakan oleh Camat berserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Bandar Pasir Mandoge. Susunan panitia pelaksana terdiri dari Ketua Panitia Sofian Anas Hamdan (KA, KUA), Sekretaris Ali Muda Siregar, serta Koordinator Rahman Manurung.
Pembukaan MTQ turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, di antaranya Camat Bandar Pasir Mandoge Micam Sitorus, SH., Danramil 14 yang diwakili oleh Batuud Serma P. Marpaung, Kapolsek Bandar Pasir Mandoge IPTU Erlyanto, SH, Manager PTPN IV Regional II H. Agusman, SP, serta Asisten Afdeling I Juan Felik Sitorus.
Hadir pula Dan Denpom I/4 Kisaran Kapten CPM F. Otto Sipahutar, SH., diwakilkan, serta beberapa kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Ketua Imtaq dan Ketua PC Al-Washliyah Mhd. Ari Syajali, Ketua PAC Pemuda Pancasila Nafarruliandi Manurung yang diwakili Wakil Ketua I Abdul Rahim Sitorus, serta Ketua PAC IPK Edyson Nainggolan yang diwakili Poniman.
MTQ Tingkat Kecamatan ke-57 ini secara resmi dibuka oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Hujairin.
Dalam sambutannya, Hujairin menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keimanan, membangun karakter generasi muda, serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.(SGN/ARS)













































Discussion about this post