Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tinjowan, PTP Nusantara IV Regional II, menggelar acara syukuran atas pencapaian kinerja tahun 2025 yang dirangkai dengan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim, Sabtu (31/1/2026), di Huta Parik, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran manajemen PKS Tinjowan, pengurus dan anggota SPBUN, karyawan, serta anak-anak yatim penerima santunan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Manajer PKS Tinjowan Irpan K. Purba, Asisten Teknik Syahri Efendi, Asisten Pengolahan Julham Prasetyo, serta Ketua SPBUN Swartono.
Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas capaian kinerja PKS Tinjowan sepanjang tahun 2025, sekaligus bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
Manajer PKS Tinjowan, Irpan K. Purba, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh karyawan dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam pencapaian kinerja perusahaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan PKS Tinjowan, jajaran asisten, serta dukungan dari SPBUN. Pencapaian kinerja tahun 2025 ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan. Semoga ke depan PKS Tinjowan semakin maju, sukses, dan terus memberikan manfaat,” ujar Irpan K. Purba.
Sementara itu, Ketua SPBUN PKS Tinjowan, Swartono, juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen atas sinergi yang terjalin dengan baik serta pelaksanaan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
“Kami dari SPBUN mengucapkan terima kasih kepada manajemen PKS Tinjowan. Kegiatan santunan anak yatim ini menunjukkan kepedulian dan kebersamaan yang harus terus dijaga. Harapan kami, ke depan hubungan industrial tetap harmonis dan kinerja PKS Tinjowan semakin meningkat,” ungkap Swartono.
Melalui acara syukuran ini, PKS Tinjowan berharap capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya, serta membawa keberkahan bagi perusahaan, karyawan, dan masyarakat sekitar.(SGN/TS)













































Discussion about this post