Banda Aceh, Sinarglobalnusantara.com-
Riuh sorakan mengguncang GOR Serbaguna Komplek SHB, Lhong Raya, Rabu (13/05/2026) malam. Di tengah atmosfer panas penuh tensi, tim futsal SMAN 7 Banda Aceh sukses menorehkan sejarah dengan keluar sebagai juara AFK Banda Aceh Cup #1 2026 usai menumbangkan MAN 1 Pidie dengan skor dramatis 1-0.
Laga final ini bukan sekadar pertandingan biasa. Sejak menit pertama, duel dua tim terbaik turnamen tersebut tampil bak pertarungan harga diri. Jual beli serangan terus terjadi, sementara teriakan suporter dari tribun membuat suasana pertandingan semakin membakar semangat para pemain.
Babak pertama berlangsung ketat. MAN 1 Pidie tampil agresif dengan tekanan cepat, sedangkan SMAN 7 mengandalkan permainan disiplin dan transisi menyerang yang rapi. Berkali-kali peluang tercipta, namun kedua penjaga gawang tampil luar biasa hingga skor 0-0 bertahan sampai jeda.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat tajam. Ketegangan memuncak ketika laga memasuki menit ke-8. Momen yang ditunggu akhirnya hadir.
Berawal dari skema serangan cepat, bola liar di depan gawang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ashraf. Sontekan terukurnya meluncur deras menembus pertahanan MAN 1 Pidie dan mengubah suasana stadion menjadi lautan euforia.
GOOOL! SMAN 7 unggul 1-0.
Setelah tertinggal, MAN 1 Pidie langsung menggempur habis-habisan. Serangan demi serangan dilancarkan tanpa henti demi menyamakan kedudukan. Namun, di bawah mistar gawang SMAN 7 berdiri sosok yang malam itu layak disebut “tembok terakhir”.
Zaki Maulana (Poncut) tampil heroik. Penyelamatan demi penyelamatan krusial ia lakukan untuk menjaga keunggulan timnya. Bahkan beberapa peluang emas MAN 1 Pidie berhasil dipatahkan dengan refleks luar biasa yang membuat penonton terpukau.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan. Para pemain SMAN 7 langsung berhamburan ke lapangan merayakan kemenangan bersejarah mereka. Tribun suporter berubah menjadi lautan tangis haru, nyanyian kemenangan, dan pelukan penuh kebanggaan.
Kemenangan ini terasa semakin sempurna setelah Zaki Maulana (Poncut) dinobatkan sebagai Best Goalkeeper, sementara kelompok pendukung Ultras SMAN 7 sukses meraih penghargaan Best Supporter berkat dukungan luar biasa sepanjang turnamen.
Di balik kesuksesan tersebut, sosok Coach Rokial Fajri (Abeng) menjadi figur penting yang membawa SMAN 7 tampil solid sejak awal kompetisi hingga partai final.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 7 Banda Aceh, Hizqil Apandi, yang hadir langsung di arena pertandingan, mengaku bangga atas perjuangan para pemain.
“Ini bukan hanya kemenangan di lapangan, tetapi kemenangan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Anak-anak bermain dengan hati malam ini,” ujarnya penuh haru.
Gelar juara AFK Banda Aceh Cup #1 2026 kini resmi menjadi milik SMAN 7 Banda Aceh. Sebuah malam penuh emosi, perjuangan, dan sejarah yang akan lama dikenang oleh seluruh warga sekolah.(SGN/Rizki)














































Discussion about this post