Aceh Utara, Sinarglobalnusantara.com-
Di tengah perjuangan melawan sakit dan menjalani perawatan seorang diri, Pak Rahmand Rizad Wiharja, mualaf asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat perhatian dan pendampingan dari Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Aceh Utara.
Rahmand saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Cut Meutia, Aceh Utara. Dalam kondisi tersebut, ia diketahui tidak memiliki keluarga yang mendampingi selama menjalani pengobatan.
Melihat kondisi itu, Lazismu Aceh Utara hadir memberikan pendampingan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan Rahmand selama berada di rumah sakit.
Kepedulian tersebut turut mendapat dukungan dari Sudirman alias Haji Uma, Anggota DPD RI asal Aceh, yang menyalurkan bantuan donasi melalui Lazismu Aceh Utara untuk membantu Rahmand.
Haji Uma mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada Rahmand yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Kita berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Pak Rahmand selama menjalani perawatan. Dalam kondisi seperti ini, kita perlu hadir dan saling membantu. Semoga beliau diberikan kesembuhan dan dimudahkan dalam menjalani proses pengobatan,” kata Haji Uma.
Ia juga berharap kepedulian terhadap Rahmand tidak berhenti pada bantuan yang telah disalurkan, tetapi dapat terus berlanjut selama yang bersangkutan masih membutuhkan pendampingan dan dukungan.
Haji Uma mengajak masyarakat untuk ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing. Menurutnya, kepedulian sekecil apa pun dapat berarti besar bagi seseorang yang sedang menghadapi masa sulit seorang diri.
Sementara itu, Ketua Lazismu Aceh Utara, Azkia Algifari, mengatakan pendampingan terhadap Rahmand merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada dalam kondisi sulit dan tidak memiliki keluarga yang dapat mendampingi.
“ Kami dari Lazismu Aceh Utara berupaya hadir mendampingi Pak Rahmand selama menjalani perawatan. Beliau merupakan seorang mualaf asal Maumere, NTT, yang saat ini membutuhkan perhatian dan kepedulian kita bersama,” ujar Azkia.
Menurut Azkia, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan Rahmand selama menjalani perawatan di rumah sakit.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan beliau selama berada di rumah sakit,” tambahnya.
Azkia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada Rahmand. Ia menilai dukungan dari masyarakat sangat berarti agar kebutuhan Rahmand selama menjalani perawatan dapat terus terpenuhi.
Kisah Rahmand menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan dan ujian kehidupan, masih ada tangan-tangan yang bersedia mengulurkan bantuan.
Pendampingan Lazismu Aceh Utara bersama dukungan Haji Uma dan berbagai pihak diharapkan menjadi wujud nyata semangat kemanusiaan—bahwa kepedulian tidak mengenal jarak, asal daerah maupun latar belakang kehidupan.
Sebab, ketika seseorang harus menghadapi sakit seorang diri, terkadang bukan hanya obat yang dibutuhkan, tetapi juga kehadiran orang-orang yang bersedia berkata: “Anda tidak sendirian.”.(SGN/Rizki)

















































Discussion about this post