Ambon, Sinarglobalnusantara.com-
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) segera menyiapkan sembilan unit mobil pengangkut sampah berukuran kecil. Armada tersebut diproyeksikan untuk melayani kawasan permukiman yang selama ini sulit dijangkau kendaraan pengangkut sampah berukuran besar.
Kepala DLHP Kota Ambon, Apries Gaspersz, mengatakan penambahan armada kecil menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan pelayanan persampahan hingga ke kawasan yang memiliki akses jalan terbatas.
“Jadi ke depan ini pasti ada penambahan mobil angkutan sampah berukuran kecil agar bisa melayani kawasan yang aksesnya sulit,” ujar Apries saat ditemui usai mengikuti apel rutin di halaman Balai Kota Ambon, Senin (21/9/2026).
Selain penambahan armada, DLHP juga tengah menyelesaikan pembangunan berbagai fasilitas pengelolaan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Toisapu.
Apries menyebutkan, sejumlah pekerjaan terkait TPST tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Nantinya, fasilitas tersebut akan dilengkapi Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF).
“Selain mobil, tahun ini pada bulan Desember itu semua sudah rampung terkait dengan TPST di Toisapu yang sekarang sedang dalam proses pembangunan. Di sana nanti ada fasilitas MRF dan RDF, sehingga sampah bukan saja ditimbun, tetapi dikelola dengan baik dan memiliki nilai ekonomis ke depan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas kebersihan. Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sesuai waktu yang telah ditentukan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan Kota Ambon.
Ia mengingatkan warga agar tidak kembali membuang sampah setelah petugas melakukan pengangkutan pada pagi hari.
“Penanganan sampah pasti ada kendala. Tapi saya minta kesadaran warga, kalau misalnya pagi itu petugas sudah angkut, tolong jam 7 jangan lagi buang sampah,” tegasnya.
Apries berharap setelah berbagai kewajiban pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana persampahan terpenuhi, masyarakat juga ikut menjalankan tanggung jawabnya dengan menaati jadwal pembuangan sampah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, petugas dan masyarakat menjadi kunci agar Kota Ambon tetap bersih, sehat dan nyaman.PAR AMBON PUNG BAE. (SGN/Fred)
















































Discussion about this post