Bogor, Sinarglobalnusantara.com-
Semangat pengabdian dan penghormatan terhadap jasa para pejuang kembali digaungkan Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bogor. Organisasi yang menjadi wadah putra-putri serta keturunan veteran Republik Indonesia itu resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026–2031.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor), Kamis (20/8/2026). Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya lembaran baru kepengurusan PPM Kabupaten Bogor untuk lima tahun ke depan.
Di bawah kepemimpinan Ketua PC PPM Kabupaten Bogor, Saptaji, organisasi tersebut tidak ingin sekadar berdiri sebagai simbol sejarah. PPM bertekad menjadikan pengabdian sebagai langkah nyata, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan para veteran yang telah mewariskan kemerdekaan kepada generasi hari ini.
Saptaji mengungkapkan, salah satu program unggulan yang akan menjadi prioritas kepengurusannya adalah bedah rumah bagi para veteran.
“Untuk program unggulan PPM Kabupaten Bogor, salah satunya adalah bedah rumah untuk kesejahteraan veteran,” ujar Saptaji di hadapan awak media.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus penghormatan terhadap para veteran. Sebab, di balik kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini, terdapat sejarah panjang perjuangan yang tidak boleh terkubur oleh pergantian zaman.
Jasa para veteran, kata dia, bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi yang menopang kehidupan bangsa hari ini.
Selain memperjuangkan kesejahteraan veteran, PPM Kabupaten Bogor juga akan memperkuat program bela negara, khususnya bagi generasi muda.
Saptaji menilai, derasnya perubahan zaman membutuhkan benteng kebangsaan yang kuat. Nilai nasionalisme, patriotisme, disiplin dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar tidak mudah tergerus oleh berbagai pengaruh negatif.
“Bela negara menjadi bagian penting karena generasi muda adalah penerus bangsa. Mereka harus memahami nilai perjuangan dan nasionalisme,” tegasnya.
1.400 Anggota, PPM Ingin Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat
Dengan basis organisasi yang cukup besar, PPM Kabupaten Bogor kini tercatat memiliki sekitar 1.400 anggota. Jumlah tersebut menjadi modal kekuatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kepengurusan baru.
Bagi Saptaji, banyaknya anggota bukan sekadar angka dalam daftar organisasi. Di dalamnya terdapat potensi besar untuk menggerakkan berbagai kegiatan sosial, kebangsaan dan kemasyarakatan.
Jika dikelola dengan semangat gotong royong, 1.400 anggota itu ibarat ribuan tangan yang dapat bergerak bersama untuk mendorong roda pengabdian.
Karena itu, kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan mampu menjadikan PPM semakin dekat dengan masyarakat sekaligus tetap teguh menjaga marwah organisasi sebagai bagian dari keluarga besar veteran Republik Indonesia.
Di sisi lain, Saptaji juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat agar perhatian dan penghargaan terhadap veteran dapat terus ditingkatkan.
Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan para veteran yang telah berjuang bagi bangsa mendapatkan kehidupan yang layak.
“Untuk veteran, saya berharap dapat dilihat kembali oleh pemerintah pusat, pemegang kebijakan, untuk memberikan penghargaan yang lebih. Karena mereka adalah pejuang-pejuang bangsa yang luar biasa,” pungkasnya.
Pengukuhan pengurus baru PPM Kabupaten Bogor pun diharapkan bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Lima tahun ke depan menjadi medan pembuktian: apakah semangat perjuangan para pendahulu mampu diterjemahkan menjadi kerja nyata untuk veteran, generasi muda, dan masyarakat Kabupaten Bogor.(SGN/Yunarson)












































Discussion about this post