Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Di tengah masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, secercah harapan muncul dari Taman Kota Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Bukan melalui program besar pemerintah, melainkan dari aksi nyata seorang pengusaha lokal yakni bung Medianton Saragih pengusaha CV Jaya Tani yang secara sukarela menyumbangkan lebih dari lima unit bak sampah untuk ditempatkan di setiap persimpangan kawasan taman kota.
Medianton Saragih berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini masih menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Adapun pemasangan bak sampah tersebut merupakan tahap awal dari rangkaian penataan kebersihan kawasan taman kota Saribudolok. Ke depan jika diberikan keberkahan tokoh masyarakat ini akan berbuat kegiatan serupa dan akan dilakukan secara bertahap sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Langkah sederhana namun berdampak besar itu langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selama ini, minimnya fasilitas pembuangan sampah disebut menjadi salah satu penyebab warga masih membuang sampah sembarangan, sehingga mengurangi keindahan kota sekaligus berpotensi menyumbat saluran drainase.
Seorang tokoh masyarakat Saribudolok mengaku sangat mengapresiasi kepedulian Medianton Saragih. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini belum terpenuhi.
“Selama ini masyarakat sering membuang sampah sembarangan bukan semata-mata karena tidak peduli, tetapi karena memang tidak tersedia tempat penampungan sampah. Kini dengan adanya bak sampah ini, kami berharap kebiasaan buruk itu bisa berubah dan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan,” ujarnya.
Apresiasi juga mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Warga menilai kepedulian Medianton Saragih menjadi teladan bahwa membangun daerah tidak selalu harus melalui jabatan atau kewenangan pemerintah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Senada dengan itu, Lurah Saribudolok turut menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi tersebut. Ia menilai partisipasi tokoh masyarakat dan pelaku usaha merupakan energi positif dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan Bapak Medianton Saragih. Ini sangat membantu pemerintah kelurahan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama merawat fasilitas ini, tidak lagi membuang sampah sembarangan, sehingga parit-parit tidak tersumbat dan Saribudolok menjadi kelurahan yang bersih, sehat, indah, dan nyaman,” ujarnya.
Aksi sosial ini membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana. Sebuah bak sampah mungkin terlihat biasa, namun ketika digunakan dengan penuh kesadaran, ia menjadi simbol kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga wajah Kota Saribudolok.
Kini harapan masyarakat hanya satu: semangat yang ditunjukkan Medianton Saragih tidak berhenti pada hari ini, tetapi mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut ambil bagian dalam membangun Simalungun yang bersih, tertib, dan berbudaya.(SGN/Dasdo)
















































Discussion about this post