Banda Aceh, Sinarglobalnusantara.com-
Musyawarah Ke-2 Persatuan Masyarakat Langsa (Permasa) yang berlangsung di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (20/6/2026), berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Sekitar 200 warga asal Kota Langsa yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar hadir dalam agenda penting tersebut.
Dalam musyawarah tersebut, peserta melalui tim formatur secara aklamasi kembali mempercayakan kepemimpinan Permasa kepada Firmansyah untuk periode 2026–2029. Keputusan itu menjadi bukti kuat atas kepercayaan masyarakat Langsa terhadap kepemimpinan yang dinilai berhasil menjaga soliditas dan kekompakan warga perantauan selama periode sebelumnya.
Ketua Panitia Musyawarah, TM Zulfikar, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan musyawarah tidak hanya diukur dari tingginya antusiasme peserta yang hadir, tetapi juga dari tercapainya tujuan utama, yakni terbentuknya tim formatur yang mampu mengakomodasi aspirasi seluruh peserta.
“Keberhasilan musyawarah ini bukan hanya karena ramainya peserta atau tersedianya berbagai hidangan. Yang lebih penting adalah terbentuknya tim formatur yang mampu bekerja cepat dan efektif sehingga menghasilkan keputusan yang diterima semua pihak,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Formatur, Sulaiman, beserta seluruh anggota yang dinilai berhasil menjalankan tugas secara profesional dan penuh musyawarah.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting Aceh, di antaranya Taqwaddin selaku Ketua ICMI Aceh, Nur Mahdi, Aznal yang menjabat Kepala Dinas Pertanahan Aceh, serta Dahlan dan berbagai tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya usai terpilih kembali, Firmansyah menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Langsa di Banda Aceh dan Aceh Besar yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Permasa. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga persaudaraan dan kekompakan masyarakat Langsa di perantauan,” ungkapnya.
Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Tinggi Aceh itu juga mengajak seluruh anggota untuk terus memperkuat tali silaturahmi serta saling membantu dalam berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, M Nasir Jamil yang kembali didaulat sebagai Pembina Permasa, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kembali Firmansyah. Menurutnya, sosok Firmansyah merupakan figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama sejak usia muda.
“Pak Firmansyah adalah sahabat saya sejak kecil. Dari dulu hingga sekarang beliau dikenal sebagai pribadi yang peduli terhadap kawan-kawannya. Saya menilai beliau adalah orang yang tepat untuk memimpin organisasi paguyuban ini,” ujar Nasir Jamil.
Terpilihnya kembali Firmansyah secara aklamasi menjadi sinyal kuat bahwa warga Langsa di Banda Aceh dan Aceh Besar menginginkan kesinambungan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas, mempererat persaudaraan, serta memperkuat peran Permasa sebagai wadah pemersatu masyarakat Langsa di perantauan.(SGN/Rizki)














































Discussion about this post