Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Tongkat kepemimpinan kembali dipercayakan kepada sosok yang sama. H. Budi kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, untuk periode 2026–2029.
Kepercayaan tersebut lahir dalam Rapat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Ujung Padang yang digelar di Kantor PAC Pemuda Pancasila Ujung Padang, Minggu (27/9/2026).
Bukan sekadar pergantian kepemimpinan, forum tersebut menjadi momentum untuk kembali merajut benang kebersamaan dan memperkuat barisan organisasi. Di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat, soliditas menjadi tiang yang menopang kokohnya sebuah organisasi.
Rapat berlangsung khidmat dalam suasana penuh kekeluargaan. Hadir Camat Ujung Padang Manaon Siregar, unsur Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, para pangulu se-Kecamatan Ujung Padang, para Ketua Ranting Pemuda Pancasila se-Kecamatan Ujung Padang, jajaran pengurus dan kader Pemuda Pancasila, serta Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun, Elkanada.
Terpilihnya kembali H. Budi menjadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Ujung Padang menjadi amanah baru untuk menakhodai organisasi selama tiga tahun ke depan.
Layaknya seorang nahkoda yang kembali memegang kemudi, H. Budi dituntut bukan hanya menjaga arah perjalanan organisasi, tetapi juga memastikan seluruh awak tetap berada dalam satu haluan.
Dalam arahannya, H. Budi mengajak seluruh kader dan pengurus agar tidak menjadikan organisasi sekadar nama, atribut ataupun struktur, melainkan menjadikannya sebagai rumah bersama untuk menebar manfaat dan menghadirkan kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan Ormas Pemuda Pancasila ini sebagai organisasi yang membawa hal-hal positif. Mari kita kembangkan dan kita majukan bersama agar mampu membawa perubahan yang baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar H. Budi.
Menurutnya, kekompakan PAC hingga ranting merupakan modal penting dalam menjalankan roda organisasi. Komunikasi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat juga perlu terus dibangun.
Sebab, organisasi yang kuat bukan hanya karena banyaknya kader yang berdiri di dalam barisan, tetapi karena mampu menyatukan langkah ketika menghadapi kepentingan masyarakat.
Soliditas adalah akar, kebersamaan adalah batang, sementara pengabdian kepada masyarakat menjadi buah yang diharapkan dapat dirasakan bersama.
Dengan terpilihnya kembali H. Budi, PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Ujung Padang diharapkan semakin solid serta mampu melanjutkan berbagai kegiatan sosial dan program kemasyarakatan secara berkelanjutan.
H. Budi menegaskan bahwa keberadaan Pemuda Pancasila harus dapat dirasakan masyarakat. Organisasi tidak boleh hanya terlihat ketika ada kegiatan internal, tetapi juga harus mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan kepedulian, kebersamaan dan kontribusi nyata.
“Pemuda Pancasila harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi menciptakan perubahan yang positif,” pungkasnya.
Kini, amanah telah kembali diletakkan di pundak H. Budi. Tiga tahun ke depan menjadi lembaran baru untuk membuktikan bahwa sebuah organisasi bukan hanya tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang bagaimana seluruh kader berjalan bersama, menjaga persatuan dan menanamkan manfaat di tengah masyarakat.
Karena kepemimpinan adalah kemudi, tetapi kebersamaanlah yang membuat kapal tetap berlayar menuju tujuan.(SGN/TS)















































Discussion about this post