Ambon, Sinarglobalnusantara.com-
Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti Markas Kodam XV/Pattimura saat berlangsungnya rangkaian tradisi militer dalam acara serah terima jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura, Jumat (12/6/2026). Pergantian tongkat estafet kepemimpinan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penghormatan atas dedikasi dan pengabdian seorang prajurit kepada bangsa dan negara.
Prosesi diawali dengan penyambutan resmi Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko sebagai Kasdam XV/Pattimura yang baru. Kedatangannya disambut hangat oleh para Pimpinan Utama Kodam XV/Pattimura melalui tradisi pengalungan selendang dan pemberian buket bunga di depan Markas Kodam.
Nuansa kebanggaan militer semakin terasa ketika barisan prajurit berdiri tegap memberikan penghormatan. Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko kemudian menerima laporan kesatriaan, penghormatan jajar, serta melewati jajaran pedang pora yang menjadi simbol kehormatan dan kesiapan mengemban amanah baru.
Puncak acara berlangsung sakral di lobi Markas Kodam XV/Pattimura. Di tempat tersebut dilakukan penanggalan tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando dari pejabat lama kepada pejabat baru, menandai secara resmi pergantian kepemimpinan Kasdam.
Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat yang telah direncanakan secara matang guna menjaga kesinambungan organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
“Jabatan Kepala Staf Kodam memiliki peran yang sangat sentral dan strategis dalam merencanakan, menggerakkan, serta mengawasi seluruh program kerja demi keberhasilan tugas pokok Kodam,” tegas Pangdam.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kodam XV/Pattimura.
Menurut Pangdam, berbagai kontribusi yang diberikan Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus telah menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan tugas TNI Angkatan Darat di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Momen paling menyentuh terjadi saat Pangdam menyampaikan kalimat yang menggambarkan kedekatan dan penghormatan seluruh keluarga besar Kodam XV/Pattimura kepada pejabat yang akan meninggalkan satuan tersebut.
“Masuk membawa arti, pergi meninggalkan rindu.”
Ungkapan sederhana namun penuh makna itu sontak menghadirkan suasana emosional di tengah prosesi pelepasan. Kalimat tersebut menjadi simbol penghargaan atas jejak pengabdian yang telah ditorehkan, sekaligus doa dan harapan terbaik bagi pengabdian selanjutnya.
Serah terima jabatan ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan dan disiplin kehidupan militer, tersimpan nilai-nilai kekeluargaan, penghormatan, serta rasa persaudaraan yang kuat di antara para prajurit TNI. Pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga estafet pengabdian demi menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa.(SGN/Fred)












































Discussion about this post