Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Dengan semangat “Pemuda Untuk Rakyat,” mahasiswa dan pemuda dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Simalungun menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Sumatera. Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas generasi muda terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan.
Aksi penggalangan dana ini dilakukan di titik-titik strategis seperti persimpangan jalan utama dan pasar tradisional. Para peserta aksi membawa kotak donasi, spanduk berisi ajakan untuk peduli, serta menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan kepada masyarakat. Sambutan dari masyarakat sangat positif, banyak yang dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu para korban bencana.
Bencana alam yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan parah ini telah membangkitkan rasa empati yang mendalam dari berbagai kalangan, terutama dari generasi muda di Simalungun yang memilih untuk turun langsung memberikan bantuan. Kolaborasi yang solid terlihat dari kerjasama antara PK KNPI Bandar Masilam dan BEM AMIK Polibisnis Perdagangan dalam menggalang bantuan.
Pengumpulan donasi dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari penggalangan dana secara online, aksi turun ke jalan, hingga mendatangi rumah-rumah warga. Seluruh bantuan yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang telah berkoordinasi dengan panitia penggalangan dana. Aksi penggalangan dana ini direncanakan mulai hari Selasa hingga kamis 02-04 Desember 2025.
Ridho, seorang tokoh pemuda yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM PK KNPI Bandar Masilam, menyampaikan bahwa kepedulian sosial adalah panggilan moral yang harus dijawab oleh setiap generasi muda.
“Aksi ini adalah wujud nyata kepedulian kami sebagai pemuda untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana,” tegasnya.
Ridho juga berharap agar masyarakat terus berpartisipasi dalam memberikan donasi untuk membantu meringankan beban para korban bencana yang sangat membutuhkan bantuan.
Sementara itu, Rahma Putri Aprilia, Ketua BEM AMIK Polibisnis, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah besar yang menimpa beberapa daerah di Sumatera. Menurutnya, aksi ini bukan hanya sekadar kegiatan kemanusiaan, tetapi juga merupakan momentum untuk mempererat sinergi antara mahasiswa dan pemuda dalam membangun karakter yang peduli dan peka terhadap kondisi masyarakat.
“Aksi ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pemuda dalam membentuk karakter kepedulian kita terhadap sesama,” ujar Rahma.
Rahma juga menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap penyebab bencana yang diduga dipicu oleh aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab. Ia meminta Presiden Prabowo untuk melakukan penyelidikan, pengawasan, serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan tindakan yang memicu kerusakan lingkungan hingga berujung pada bencana.
Sementara Ramadan S. Manurung, Ketua PK KNPI Bandar Masilam berharap ringan tangan berbagi dari masyarakat, “Kami berharap bantuan kecil ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Selain mengumpulkan dana, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan rasa kemanusiaan. Kepada seluruh mahasiswa dan pemuda, tetaplah semangat dan ikhlas, semoga ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujarnya.
Aksi penggalangan dana ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia tidak hanya peduli, tetapi juga aktif dalam memberikan bantuan kepada sesama yang sedang membutuhkan. Semoga langkah kecil ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para korban bencana dan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus peduli dan berbagi kepada sesama.(SGN/R01)











































Discussion about this post