Simalungun, Sinarglobalnusantara.com-
Perayaan Natal arisan marga Parna Boru Bere Ibebere sukses digelar dan berhasil menghadirkan kasih di tengah keluarga dan masyarakat. Dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Keluarga yang Saling Menguatkan dalam Kasih (Galatia 6:2)”, perayaan kelahiran sang juru selamat ini diadakan di Gereja Katolik Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan Natal semata, melainkan juga ruang penguatan solidaritas dan hubungan sosial antar kerabat anggota arisan. Kelahiran Yesus Kristus menjadi momen memupuk rasa kasih kepada anggota arisan dan masyarakat, yang terlihat melalui aksi berbagi kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu di tengah rangkaian acara.

Rangkaian dimulai dengan ibadah Natal yang penuh khidmat. Dalam khotbah, umat diajak merenungkan makna kelahiran Yesus sebagai terang kehidupan dan pengharapan bagi mereka yang kesulitan, serta panggilan untuk menghadirkan kasih Allah secara nyata di kehidupan sosial. Kelahiran Kristus sebagai pembawa perdamaian juga menjadi refleksi: jika Dia membawa perdamaian, mengapa manusia sering tidak berbahagia? Pesan yang disampaikan menekankan bahwa kebahagiaan hilang jika manusia diselimuti keinginan nafsu, sehingga pesan Natal harus diwujudkan dalam aksi nyata kepada sesama.
Setelah ibadah, suasana gereja dipenuhi haru ketika kegiatan bakti sosial dimulai. Anak-anak yatim dan warga kurang mampu menerima tali asih dan santunan secara simbolis. Senyum tulus, mata berbinar, dan ungkapan syukur dari penerima menjadi bukti bahwa kepedulian tersebut menumbuhkan harapan baru di tengah keterbatasan. Momen ini mengingatkan bahwa esensi Natal terletak pada kepedulian, empati, dan keberpihakan kepada yang membutuhkan.
Di balik terjadinya kegiatan sosial ini, Ketua Panitia sekaligus Pimpinan Media Sinar Global Nusantara, Susilo Atmaja Purba atau Purba Blankon, berperan sebagai sosok sentral yang menginisiasi dan mengoordinasikan. Dengan ketulusan, ia mendorong agar perayaan dan arisan tidak berhenti pada seremoni keagamaan dan adat semata, melainkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengawali sambutannya, Purba Blankon menyapa hadirin dengan pantun yang mengundang tawa:
Ada kue jahe di atas meja,
Rasanya manis bikin ketagihan.
Walau dompet menipis di akhir tahun,
Semangat Natal tetap tebal dan meriah!
Jalan-jalan ke Kota Medan,
Jangan lupa beli ulos tenun.
Natal telah tiba, hati riang gembira,
Semoga kita semua diberkahi Tuhan.
Ia menegaskan bahwa sukses penyaluran bantuan merupakan hasil kepedulian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Jefra Hasudungan Manurung, SH (Partai NasDem), yang berkoordinasi dengan Sinar Global Nusantara. “Kita diciptakan Tuhan bukan untuk mencari uang lalu mati, namun untuk saling mengasihi dan saling memberi,” ujarnya, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Jefra Manurung yang memberikan bantuan kepada anak-anak yatim dan lansia.
Purba Blankon juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Hatonduhan Bil Morgand Saragih, manajemen perkebunan CV Jaya Anugrah, dan seluruh pihak yang berpartisipasi. Menurutnya, di tengah tantangan sosial dan ekonomi, komunitas adat dan keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga solidaritas, dan semangat gotong royong dalam kegiatan ini menjadi kekuatan untuk menjaga harapan generasi muda.
Selain itu, pesan dari Anggota DPRD Simalungun Jepara H Manurung SH yang dibacakan Purba Blankon menekankan terima kasih kepada panitia dan anggota arisan yang bekerja keras. Ia menyampaikan bahwa perayaan Natal mengajak merenungkan makna kasih, damai, dan harapan, yang menjadi pengingat bagi para pemimpin untuk menyebarkan terang kasih dan membawa perubahan positif. “Mari kita jadikan semangat Natal sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun toleransi, dan melayani sesama tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan,” ujarnya, sekaligus mengucapkan Selamat Hari Natal 2025 dan Selamat Tahun Baru 2026.
Sukses perayaan ini mendapat apresiasi dari Pengurus Arisan Parna, Wilton Simbolon, yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Melalui perayaan dan arisan tahun 2025 ini, diharapkan semangat berbagi, kepedulian, dan solidaritas sosial menjadi gerakan berkelanjutan yang menyalakan harapan, khususnya bagi anak-anak yatim. Natal di Nagori Bosar Nauli menjadi bukti bahwa kasih sejati tidak hanya diucapkan dalam doa, tetapi diwujudkan melalui perbuatan nyata dan sentuhan kepedulian.(SGN/Tim)











































Discussion about this post